Saturday, August 8, 2009

 “Rencana Pinjaman Dana 10 Milyar Untuk Pengadaan Kendaraan Dinas Kurang Urgen”

Kuningan-NEWS : Makmun Sofyan, SAG, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi PPP, saat ditemui di ruang kerjanya (Selasa 23/10), mengatakan, rencana eksekutif meminjam uang 10 Milyar jika dipergunakan untuk pengadaan mobil Dinas dalam posisi anggaran seperti ini sangat kurang urgen. Bagai mana tidak, di pihak lain banyak kegiatan-kegiatan yang lebih prinsif tidak ada anggarannya. “Memang benar, untuk menunjang kinerja aparat daerah pengadaan mobil dinas memang penting. Tetapi dalam kondisi seperti sekarang ini, banyak hal yang lebih penting lagi,” ujarnya di ruang kerjanya (Selasa 23/6)            Pinjaman 10 Milyat tersebut rencananya akan digunakan
untuk memenuhi kebutuhan sarana prasana kantor seperti meja, kursi, komputer, laptop, lemari besi, lemari kaca, mesin tik, lemari
instrumen, rak obat, loker kartu status, printer laserjet, AC, LCD, tape recorder/- compo, tv, bupet buku, lemari buku kayu,lemari kaca kayu,
dan sebagainya itu menelan dana sebesar Rp2.251.350.000,00. Selain itu, anggaran yang lebih besar lagi akan dialokasikan untuk memenuhi kendaraan sejumlah pejabat dengan nilai Rp 2.127.850.000,00. Peruntukannya untuk mobil bupati Rp 468.750.000,00, mobil wakil
bupati dan ketua DPRD Rp 567.700.000,00 mobil dua wakil ketua DPRD Rp
391.400.000,00 dan empat mobil ketua komisi DPRD Rp 700.000.000,00.
Selanjutnya, kebutuhan kendaraan operasional bagi pejabat eselon II sebanyak dua orang, tiga orang staf ahli bupati dan tiga SOPD lama yang
mobilnya sudah berumur tua dan dianggarkan sebesar Rp 1.565.600.000,00. Sementara itu, 20 unit mobil bagi 20
orang pejabat eselon III dialokasikan Rp 2.998.000.000,-
00 dan 61 unit motor untuk pejabat eselon IV serta petugas lapangan dianggarkan sebesar Rp 866.200.000,00 atau total kebutuhan kendaraan operasional sebesar Rp 5.429.800.(mulus mulyadi).

No comments:

Post a Comment

Post a Comment